4 Agt 2026 - 50 View
Tanah Datar, RedaksiDaerah.com — Hamparan bawang merah di Nagari Sawah Tangah, Kecamatan Pariangan, menjadi saksi kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Panen Raya Bawang Merah yang digelar pada Minggu (2/8/2026) tidak hanya menjadi perayaan keberhasilan petani, tetapi juga menegaskan komitmen bersama pemerintah, aparat penegak hukum, TNI-Polri, dan masyarakat dalam mendorong kemajuan sektor pertanian sebagai penopang ekonomi daerah.
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Tanah Datar Ryan Palasi, SH, MH bersama Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Tanah Datar, Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Datar Abdurrahman Hadi, S.STP., MM, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tanah Datar, Kasdim 0307/Tanah Datar, Camat Pariangan, Danramil Pariangan, perwakilan Polres Tanah Datar, Wali Nagari Sawah Tangah, serta sejumlah tamu undangan dari berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat.
Kehadiran jajaran lintas instansi tersebut memberikan pesan bahwa pembangunan sektor pertanian bukan hanya menjadi tanggung jawab petani semata, melainkan membutuhkan dukungan nyata seluruh pemangku kepentingan. Ketahanan pangan dinilai harus dibangun melalui sinergi yang kuat, mulai dari tingkat nagari hingga pemerintah daerah.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, pembacaan doa, dilanjutkan sambutan Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Datar, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tanah Datar, serta Kepala Kejaksaan Negeri Tanah Datar. Setelah prosesi seremonial selesai, seluruh tamu bersama kelompok tani menuju lokasi panen untuk melakukan panen bawang merah secara simbolis.
Panen berlangsung di lahan pertanian seluas sekitar satu hektare dengan hasil produksi mencapai kurang lebih 2,5 ton bawang merah. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa komoditas bawang merah memiliki prospek besar untuk terus dikembangkan sebagai salah satu unggulan pertanian Kabupaten Tanah Datar.
Keberhasilan panen ini juga menjadi bentuk apresiasi terhadap kerja keras para petani yang selama ini menjaga produktivitas lahan di tengah berbagai tantangan, mulai dari perubahan iklim, biaya produksi, hingga fluktuasi harga komoditas. Semangat para petani dinilai menjadi modal utama dalam menjaga ketersediaan pangan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Tanah Datar Ryan Palasi menegaskan pentingnya membangun kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta seluruh pemangku kepentingan. Sinergi tersebut diyakini menjadi fondasi dalam menciptakan sektor pertanian yang semakin produktif, mandiri, dan berdaya saing.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Datar Abdurrahman Hadi menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus mendorong pengembangan komoditas unggulan yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Bawang merah menjadi salah satu komoditas strategis yang memiliki peluang besar untuk meningkatkan pendapatan petani sekaligus memperkuat ekonomi pedesaan.
Panen raya ini tidak hanya menjadi momentum ungkapan syukur atas hasil yang diperoleh, tetapi juga menjadi ruang membangun komunikasi yang lebih erat antara pemerintah, penyuluh, aparat, dan kelompok tani. Hubungan yang harmonis tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi dalam meningkatkan produktivitas pertanian di masa mendatang.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif hingga berakhir sekitar pukul 11.30 WIB. Kehadiran berbagai unsur pemerintahan dan aparat turut menciptakan suasana yang penuh keakraban sekaligus memperlihatkan dukungan nyata terhadap para petani.
Panen Raya Bawang Merah di Nagari Sawah Tangah menjadi bukti bahwa ketika pemerintah, aparat, penyuluh, dan petani bergerak dalam satu langkah, sektor pertanian mampu menjadi kekuatan strategis bagi pembangunan daerah. Dari lahan seluas satu hektare dengan hasil sekitar 2,5 ton bawang merah, tersimpan optimisme besar bahwa Tanah Datar terus melangkah menjadi daerah yang tangguh dalam mewujudkan ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pertanian yang berkelanjutan.
Reporter: Fernando Stroom
Editor: RD TE Sumbar
Sumber: Liputan
0
0
0
0
0
0