Redaksi Sumbar

Ketua Umum IKPM Jabodetabek H. Alisar, SE bersama para tokoh Minangkabau dan tamu undangan meresmikan lahan makam serta pembangunan surau di Desa Pabuaran, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, sebagai tonggak sejarah baru bagi masyarakat Padang Magek di perantauan.

Tonggak Bersejarah IKPM Jabodetabek, Lahan Makam dan Surau Resmi Dibangun demi Masa Depan Perantau

4 Agt 2026 - 39 View

Ketua Umum IKPM Jabodetabek H. Alisar, SE bersama para tokoh Minangkabau dan tamu undangan meresmikan lahan makam serta pembangunan surau di Desa Pabuaran, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, sebagai tonggak sejarah baru bagi masyarakat Padang Magek di perantauan.

Bogor, RedaksiDaerah.com – Penantian panjang masyarakat perantau asal Padang Magek akhirnya berbuah nyata. Ikatan Keluarga Padang Magek (IKPM) Jabodetabek secara resmi meresmikan lahan pemakaman khusus sekaligus memulai pembangunan surau di Desa Pabuaran, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Minggu (2/8/2026). Peresmian ini menandai lahirnya salah satu aset sosial terpenting bagi warga Padang Magek di tanah rantau.

 

Selama bertahun-tahun, persoalan pemakaman menjadi salah satu kegelisahan terbesar yang dihadapi para perantau. Ketika musibah datang, keluarga kerap dihadapkan pada pilihan sulit antara memulangkan jenazah ke kampung halaman dengan biaya besar atau mencari lokasi pemakaman yang layak di perantauan. Kondisi tersebut tidak jarang menimbulkan beban emosional maupun finansial bagi keluarga yang ditinggalkan.

 

Kini, keresahan itu mulai menemukan jalan keluar. Kehadiran lahan makam yang dikhususkan bagi keluarga besar IKPM Jabodetabek memberikan kepastian sekaligus rasa tenang bagi masyarakat perantau. Tidak hanya menjadi tempat peristirahatan terakhir, kawasan tersebut juga diproyeksikan sebagai simbol kepedulian dan solidaritas antarsesama warga Padang Magek.

 

Lebih dari itu, pembangunan surau yang berdiri berdampingan dengan kawasan pemakaman mempertegas bahwa fasilitas tersebut tidak hanya berorientasi pada kebutuhan akhir kehidupan, tetapi juga menjadi pusat pembinaan spiritual, silaturahmi, pendidikan keagamaan, dan pelestarian nilai-nilai adat Minangkabau bagi generasi penerus di rantau.

 

Keberhasilan merealisasikan program strategis ini menjadi bukti kuat soliditas organisasi IKPM Jabodetabek di bawah kepemimpinan H. Alisar, SE, bersama Sekretaris Jenderal Mira Gusniwati, S.S., M.Pd., yang juga menjabat sebagai Ketua Bundo Kanduang KKTD Luhak Nan Tuo. Kolaborasi kepemimpinan keduanya dinilai mampu mengubah gagasan yang selama bertahun-tahun hanya menjadi harapan menjadi aset nyata yang dapat dinikmati seluruh anggota.

 

Dalam sambutannya, Ketua Umum IKPM Jabodetabek H. Alisar menegaskan bahwa pembangunan lahan makam dan surau merupakan hasil gotong royong seluruh keluarga besar IKPM yang dilandasi semangat kebersamaan serta kepedulian terhadap masa depan masyarakat perantau.

 

"Alhamdulillah, tanah makam dan surau ini merupakan hasil ikhtiar bersama seluruh keluarga besar IKPM Jabodetabek. Kami berharap fasilitas ini menjadi amal jariyah, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta menjadi aset yang harus dijaga, dirawat, dan dikembangkan bersama demi generasi yang akan datang," ujarnya.

 

Menurutnya, keberadaan surau nantinya tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi ruang berkumpul masyarakat, pusat pembinaan generasi muda, serta wadah memperkuat identitas budaya Minangkabau agar tetap hidup di tengah kehidupan masyarakat perkotaan.

 

Peresmian berlangsung dalam suasana penuh rasa syukur dan kekeluargaan. Momentum tersebut dihadiri berbagai tokoh masyarakat Minangkabau yang memberikan dukungan atas langkah strategis IKPM Jabodetabek dalam membangun fasilitas sosial yang dinilai memiliki manfaat jangka panjang bagi warga perantau.

 

Hadir dalam kesempatan itu Ketua Umum Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Nasional , Sekretaris Jenderal IKTD Nasional , serta tokoh pengusaha asal Tanah Datar . Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan moral terhadap penguatan kelembagaan organisasi perantau yang berorientasi pada pelayanan sosial.

 

Turut hadir Kepala Desa Pabuaran Ayoh Yohana beserta unsur BPD, para ketua RT, tokoh masyarakat, dan para sesepuh Desa Pabuaran. Kehadiran pemerintah desa mencerminkan eratnya hubungan harmonis antara komunitas perantau dengan masyarakat setempat, sekaligus memperkuat sinergi dalam membangun lingkungan yang inklusif dan saling mendukung.

 

Peresmian lahan makam dan pembangunan surau ini menjadi lebih dari sekadar pembangunan fasilitas fisik. Ia menjelma sebagai simbol persatuan, gotong royong, kepedulian sosial, dan ikatan emosional masyarakat Padang Magek terhadap kampung halaman. Di tengah dinamika kehidupan perantauan, IKPM Jabodetabek berhasil mewariskan sebuah fondasi yang diyakini akan terus memberi manfaat bagi generasi hari ini maupun generasi yang akan datang.

Reporter: Tim Redaksi 

Editor: Fernando Stroom 

Sumber: Liputan 

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

0

Suka
dislike

0

Kecewa
wow

0

Wow
funny

0

Lucu
angry

0

Marah
sad

0

Sedih

A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library 'monarxprotect-php73.so' (tried: /opt/alt/php73/usr/lib64/php/modules/monarxprotect-php73.so (/opt/alt/php73/usr/lib64/php/modules/monarxprotect-php73.so: cannot open shared object file: No such file or directory), /opt/alt/php73/usr/lib64/php/modules/monarxprotect-php73.so.so (/opt/alt/php73/usr/lib64/php/modules/monarxprotect-php73.so.so: cannot open shared object file: No such file or directory))

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: