6 Mar 2026 - 14 View
Belawan, Redaksidaerah.com - Praktik perjudian jenis togel bermerek “Bento” dilaporkan semakin marak di sejumlah wilayah Medan Utara, khususnya di Kecamatan Medan Deli ,Medan Marelan, Medan Belawan, Medan Labuhan hingga menjalar ke Kabupaten Deli Serdang, tepatnya di Kecamatan Hamparan Perak. Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, yang menilai aktivitas ilegal tersebut merusak moral generasi muda dan berpotensi memicu tindak kriminal lainnya.
Menurut informasi yang dihimpun dari berbagai sumber di lapangan, aktivitas judi togel “Bento” diduga dijalankan secara sistematis, dengan jaringan pemasang dan pengepul yang tersebar di pemukiman padat hingga warung-warung kecil. Bahkan, beberapa warga menyebut praktik ini seolah dibiarkan, karena berjalan terang-terangan tanpa hambatan sehingga berjalan mulus.
Aksi pembiaran membuat bandar judi togel merek BENTO semakin berani menunjukkan taringnya dengan menjamurnya perjudian tebak angka merek BENTO di wilayah Polres Pelabuhan Belawan.
Tak takut dirazia para penulis semakin bebas menulis hampir disetiap warung atau pun tempat yang disewakan untuk menulis hampir disetiap lingkungan di wilayah Medan Utara.
Berharap di bulan suci Ramadhan 1447 H, Polres Pelabuhan Belawan dapat menutup segala bentuk perjudian yang ada di Medan Utara, ucap salah seorang warga Pekan Labuhan yang namanya tak mau dipublikasikan.
Sesuai dengan undang-undang yang berlaku para bandar judi togel merek BENTO telah melanggar : undang undang nomor 7 tahun 1974 tentang penertiban perjudian dan pasal 303 KUHP pelaku juga dijerat UU ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik (UU 1/2024, perubahan kedua atas UU 11/2008) Pasal 27 ayat (2) dengan ancaman pidana penjara hingga 6 tahun dan/atau denda hingga Rp 1 miliar.
Sejumlah elemen masyarakat mendesak aparat kepolisian dan pemerintah daerah untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap jaringan perjudian ini. “Kalau dibiarkan terus, ini bisa berkembang liar dan merusak tatanan sosial. Jangan sampai kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum menurun karena ketidaktegasan,” tegas warga.
Masih menurut warga "biasanya rekap dari setiap penulis di kumpulkan di Jalan Karo Belawan", ucapnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penindakan terhadap jaringan judi togel bermerek “Bento” di wilayah-wilayah tersebut. Masyarakat berharap, aparat penegak hukum segera bertindak sebelum praktik ini menimbulkan dampak sosial yang lebih luas.
Reporter : LP Sitinjak
Editor : LP Sitinjak
0
0
0
0
0
0