7 Agt 2026 - 9 View
Aceh Tamiang-Redaksidaerah.com Struktur tanah dan tanggul penahan di bawah Jembatan Alur Manis (Jembatan Opak), Kabupaten Aceh Tamiang, mengalami pengikisan parah akibat hantaman arus air banjir yang terus-menerus. Kondisi ini kini mengkhawatirkan warga yang melintas setiap harinya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat jelas tanah dan beton penahan di tiang-tiang jembatan telah terkikis habis. Sisa-sisa puing kayu dan lumpur kering menumpuk di sisi jembatan, sementara dinding penahan pinggir sungai sudah retak dan sebagian runtuh terbawa arus. Pengikisan ini terjadi karena arus air banjir yang deras terus menggerus lapisan tanah di fondasi jembatan, proses yang dikenal sebagai gerusan air atau pengikisan aliran sungai.
⚠️ Jika Dibiarkan Terus
Apabila tidak segera ditangani, pengikisan ini akan semakin meluas dan dapat menyebabkan:
- Fondasi jembatan menjadi lemah karena tidak lagi tertahan tanah yang kokoh
- Konstruksi jembatan miring hingga runtuh sewaktu-waktu, membahayakan pengendara
- Jalur penghubung antar-desa terputus, mengganggu aktivitas warga dan perekonomian desa
- Kerusakan semakin parah saat musim hujan datang dengan debit air yang lebih besar
???? Harapan Warga & Tindakan yang Perlu Dilakukan Pemerintah Daerah
Masyarakat meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melalui Dinas PUPR segera menindaklanjuti dengan langkah berikut:
1. Lakukan pengecekan menyeluruh terhadap kekuatan fondasi dan konstruksi jembatan
2. Bangun kembali tanggul penahan dan pelapis beton di area yang terkikis untuk melindungi fondasi
3. Pasang tanda peringatan bahaya dan batasi beban kendaraan yang melintas sementara waktu
4. Rencanakan penanganan jangka panjang agar arus air tidak langsung menghantam tiang jembatan
Warga berharap pemerintah segera turun tangan sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan, mengingat jembatan ini adalah jalur utama yang sangat vital bagi warga di sekitar Alur Manis dan sekitarnya.
Peliput: Alfan Akbar — Wartawan Aceh Tamiang
0
0
0
0
0
0