Redaksi Utama

Dr. Septri (kiri) bersama Martinel Prihastuti sesaat sebelum bertolak menuju Dhaka, Bangladesh, Senin (13/7/2026). Foto : Humas KONI Sumbat

Wasit Sumbar Pimpin Kejuaraan Karate Asia Selatan 2026 di Bangladesh, Martinel Prihastuti Jalani Ujian Lisensi AKF

14 Jul 2026 - 87 View

Dr. Septri (kiri) bersama Martinel Prihastuti sesaat sebelum bertolak menuju Dhaka, Bangladesh, Senin (13/7/2026). Foto : Humas KONI Sumbat

PADANG,RedaksiDaerah.com– Kabar membanggakan kembali datang dari dunia olahraga Sumatera Barat. Dua insan karate terbaik Ranah Minang mendapat kehormatan mewakili Indonesia pada ajang 10th South Asian Karate Championship dan 2nd Under-14 South Asia Karate Cup yang berlangsung di Dhaka, Bangladesh, pada 15–19 Juli 2026.


Ajang bergengsi tersebut juga dirangkaikan dengan AKF Referee and Coaches Course & Examination, yang menjadi wadah peningkatan kualitas wasit dan pelatih karate di bawah naungan Asian Karate Federation (AKF) dan World Karate Federation (WKF).


Salah satu kebanggaan Sumatera Barat adalah Dr. Septri, wasit berlisensi AKF yang kembali dipercaya memimpin pertandingan internasional pada kejuaraan karate kawasan Asia Selatan.


Penugasan tersebut merupakan bagian dari kewajiban wasit berlisensi AKF untuk memimpin pertandingan internasional sedikitnya satu kali setiap tahun sebagai syarat menjaga kompetensi serta mempertahankan lisensi internasional.


Kepercayaan yang diberikan kepada Dr. Septri menjadi bukti bahwa kualitas perwasitan karate Sumatera Barat telah mendapat pengakuan di tingkat Asia. Kehadirannya di Bangladesh sekaligus membawa nama Indonesia dalam mengawal pertandingan yang diikuti karateka dari berbagai negara Asia Selatan.


Tak hanya itu, Martinel Prihastuti, mantan atlet nasional kebanggaan Sumatera Barat, juga bertolak ke Dhaka untuk mengikuti ujian lisensi wasit Asian Karate Federation (AKF).
Martinel merupakan sosok yang tak asing di dunia karate Indonesia. Ia pernah mempersembahkan medali emas bagi Merah Putih pada SEA Games Thailand edisi 2007, 2009, dan 2012. Kini, setelah sukses sebagai atlet elite, Martinel melanjutkan pengabdiannya di dunia karate melalui jalur perwasitan internasional.


Keikutsertaannya dalam ujian lisensi AKF diharapkan menjadi langkah besar untuk menambah jumlah wasit Indonesia yang memiliki lisensi internasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia di pentas karate Asia.


Sebelum keberangkatan menuju Dhaka, keduanya memohon doa dari masyarakat Indonesia, khususnya Sumatera Barat.


"Mohon doa restunya. Semoga saya dapat menjalankan tugas dengan baik sebagai wasit internasional," ujar Dr. Septri sesaat sebelum bertolak dari Ranah Minang menuju Bangladesh, Senin (13/7/2026).


Sementara itu, Martinel Prihastuti juga berharap dapat melewati seluruh tahapan ujian dengan hasil terbaik.


"Saya juga mohon doa agar sukses meraih lisensi AKF," katanya.


Keberangkatan dua putra-putri terbaik Sumatera Barat ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia olahraga daerah. Selain mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional, kepercayaan tersebut membuktikan bahwa sumber daya manusia karate Sumatera Barat mampu bersaing dan mendapat pengakuan di level Asia.

Sumber  : Relis Humas KONI Sumbar
Editor     : William Nursal Devarco

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

0

Suka
dislike

0

Kecewa
wow

0

Wow
funny

0

Lucu
angry

0

Marah
sad

0

Sedih