Redaksi Sumbar

Sudah Tersedia Dana BOS, SDN 85/1 Sumber Rejo ,Suruh Wali Murid Fotoh Copy Buku Pelajaran

16 Jul 2021 - 341 View

BATANGHARI, REDAKSIDAERAH.COM - Di tengah himpitan ekonomi dampak Covid-19 yang menjadikan kabupaten batanghari berstatus Zona merah,lagi lagi tingkat pendidikan Dasar membuat orang tua siswa harus merogoh  kantong untuk kebutuhan sekolah anak anak mereka. 

Hal tersebut terjadi pada SDN 85/1 Sumber Rejo kecamatan Muara tembesi,kabupaten Batanghari di mana Buku paket pelajaran siswa harus fhto copy sendiri. 

Ironis memang, Sementara Pemerintah pusat telah mengalokasikan dana Bantuan Operasional Sekolah(BOS) tiap tahun nya di mana keberadaan  BOS tersebut telah memprogramkan 1 siswa 1 Buku dengan Ada nya pembelian buku pelajaran tiap tahun nya

Informasih yang di himpun, terdapat 3 item buku paket pelajaran terbitan Yudhistira itu baru di selesai di fhto copy di counter Fotoh copy GGSP tepatnya di seberang Gedung sekolah SDN 85/1 sumber rejo KM VI muara tembesi, Jalan muara bulian-tembesi. 

Buku buku paket yang di fhto copy tersebut berupa Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi pekerti, Matematika, dan buku selamatkan lingkungan Hidup.

pemilik toko fhoto copy,Edi mengatakan kalau diri nya hanya memotocopy buku buku tersebut dari per orangan, bukan ada kerja sama dari pihak sekolah, tapi ironis nya, pesan singkat Grup whatsapp Anak Tembesi yang di duga dari pihak sekolah mengatakan

 " asm yang mau poto kopy buku paket silahkan datang ke poto kopy di dpn sd 85"

Pesan whatsapp grup tersebut terkesan mengarahkan orang tua siswa pata satu toko fhoto copy, ada apa? 

Guna komfirmasi,Kepsek SDN /1 Sumber Rejo, Saparuddin,S.Pd beberapa kali di hubungi wartawan lewat telepon selullar tidak mengangkat. 

Pada pesan whatsapp lain nya wali kelas 4 B berinisial S  mengatakan kekurangan buku, sementara dana BOS sudah menjamin buku buku pelajaran buat peserta didik. 

" kita kekurangan buku jd klu mau poto kopy bae dgn catatan tidak dipaksa" kata pesan singkat grup whattsap tersebut

Sementara itu,kabid dikdas Ahmad Yani saat di temui di ruanganya mengatakan, seandai nya sudah menyalahi aturan,, masalah ini kita proses. 

" Di masa pademi covid-19 jangan lah bebani siswa untuk mefotoh copy buku pelajaran, mentri sudah mengatakan mereka berlajar apa, jangan di pakso pakso lagi anak itu, " Pungkasnya (indra/RK)

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

0

Suka
dislike

0

Kecewa
wow

0

Wow
funny

0

Lucu
angry

0

Marah
sad

0

Sedih