Redaksi Sumbar

Bupati Solok Bersama Sestama BNPB Bahas Penanganan Galodo Arosuka, 474 Warga Mengungsi

24 Sep 2026 - 18 View

SOLOK – Pemerintah Kabupaten Solok bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkuat koordinasi dalam menangani dampak banjir bandang atau galodo yang melanda wilayah Arosuka dan sejumlah kawasan di Kabupaten Solok.

Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Posko Utama Penanggulangan Bencana Kabupaten Solok, Rabu malam (23/9/2026). Rapat dipimpin Bupati Solok Jon Firman Pandu bersama Wakil Bupati Solok H. Candra dan dihadiri Sekretaris Utama BNPB Dr. Rustian, S.Si., Apt., M.Kes.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Bupati Pariaman John Kenedy Azis, Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir, Pj Sekda Kabupaten Solok Masheri Yanda Boy, Basarnas Tipe A Padang, anggota DPRD Kabupaten Solok, jajaran BNPB, Forkopimda, kepala OPD serta unsur terkait lainnya.

Rapat menjadi forum untuk menyatukan langkah antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mempercepat penanganan kondisi darurat, terutama menyangkut keselamatan masyarakat, evakuasi, pemenuhan kebutuhan dasar, pembersihan material, perbaikan fasilitas umum hingga tahapan pemulihan pascabencana.

Dalam rapat tersebut, Kalaksa BPBD Kabupaten Solok Khairul menyampaikan perkembangan terkini dampak bencana. Berdasarkan laporan yang disampaikan, satu orang meninggal dunia dan satu orang masih dalam pencarian. Selain itu, empat warga mengalami luka-luka dan sebanyak 474 orang harus mengungsi akibat bencana tersebut.

Dampak juga terjadi terhadap bangunan milik masyarakat. Sebanyak 52 rumah dilaporkan mengalami rusak ringan, 16 rumah rusak sedang dan 19 rumah mengalami rusak berat. Selain itu, satu rumah ibadah mengalami kerusakan ringan serta 10 kantor dinas turut terdampak.

Bupati Solok Jon Firman Pandu mengatakan, pemerintah daerah terus berupaya memberikan penanganan terbaik kepada masyarakat yang terdampak. Namun, kondisi di lapangan membutuhkan dukungan dan koordinasi dengan pemerintah pusat agar berbagai kebutuhan dapat segera ditindaklanjuti.

“Kita terus berupaya memastikan keselamatan dan kebutuhan masyarakat menjadi prioritas utama. Melalui koordinasi bersama BNPB, kita berharap penanganan bencana di Kabupaten Solok dapat berjalan cepat, terpadu dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat terdampak,” ujar Jon Firman Pandu.

Sementara itu, Sestama BNPB Dr. Rustian menegaskan bahwa penanganan bencana membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait.

Ia menyampaikan BNPB akan berupaya mendukung kebutuhan yang diperlukan Pemerintah Kabupaten Solok dalam penanganan banjir bandang, khususnya di kawasan Arosuka.

“Kami dari BNPB Pusat akan berusaha semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan yang dibutuhkan oleh Pemerintah Kabupaten Solok guna penanggulangan bencana banjir bandang di Kabupaten Solok, khususnya di Arosuka. Mari kita mulai bergerak untuk ke depannya agar lebih baik,” ujar Rustian.

Dalam rapat tersebut, seluruh unsur terkait juga membahas langkah penanganan lanjutan, mulai dari pencarian warga yang masih belum ditemukan, penanganan pengungsi, distribusi kebutuhan dasar, pembersihan material bencana hingga penanganan sarana dan prasarana yang mengalami kerusakan.

Pemerintah Kabupaten Solok bersama BNPB dan instansi terkait selanjutnya akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan. Koordinasi juga akan dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera dipenuhi.

Bupati Solok menegaskan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap langkah penanganan bencana. Seluruh unsur pemerintah dan instansi terkait diharapkan terus bergerak bersama agar proses penanganan dan pemulihan dapat berlangsung secara cepat dan terkoordinasi.

Reporter : Adinda
Uploader: Adinda

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

0

Suka
dislike

0

Kecewa
wow

0

Wow
funny

0

Lucu
angry

0

Marah
sad

0

Sedih