29 Jul 2025 - 71 View
Tanah Datar — RedaksiDaerah.com,— Anggota Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi Golkar, H. Zuldafri Darma, SH menggelar kegiatan Reses Perorangan Masa Persidangan III Tahun 2025 di Rumah Aspirasi H, Zuldafri Darma, SH, di Jorong Kubu Rajo, Nagari Limo Kaum, Kabupaten Tanah Datar, pada Selasa (29/7/2025).
Kegiatan reses ini menjadi ajang strategis bagi Zuldafri Darma untuk menyerap berbagai aspirasi dari masyarakat, khususnya kelompok tani se-Kecamatan Lima Kaum. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 150 kelompok tani, para Walinagari se-Kecamatan Lima Kaum, penyuluh pertanian, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Zuldafri Darma menyampaikan rasa syukurnya atas kehadiran para petani yang begitu antusias dalam menyampaikan aspirasi. Ia menegaskan bahwa posisinya sebagai anggota DPRD Provinsi berasal dari masyarakat dan untuk masyarakat, terlebih ia sendiri berasal dari latar belakang petani.
“Ini pertama kalinya Limo Kaum memiliki wakil di DPRD Provinsi Sumatera Barat. Sebuah sejarah yang patut kita syukuri bersama. Maka dari itu, saya memiliki kewajiban moral untuk memperjuangkan aspirasi rakyat, terutama sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian kita,” ujarnya.
Zuldafri menyoroti masih rendahnya penerapan mekanisasi pertanian di Sumatera Barat dibandingkan daerah lain seperti Pulau Jawa. Menurutnya, petani di Sumbar masih bertumpu pada metode tradisional, sementara daerah lain telah menjadikan pertanian sebagai industri modern.
“Saya akan memperjuangkan kebutuhan kelompok tani, seperti mesin bajak dan mesin panen padi melalui anggaran perubahan APBD Provinsi. Saat ini, baru sekitar 25% kelompok tani di Lima Kaum yang menerima bantuan alsintan. Ini menjadi prioritas kita,” tegasnya.
Dalam sesi penyampaian aspirasi, M. Intania, SH, Sekretaris Kelompok Tani Sawah Bandar, mengungkapkan bahwa program bajak gratis belum sepenuhnya dirasakan manfaatnya oleh petani. Ia berharap Zuldafri Darma dapat memperjuangkan agar program tersebut bisa lebih maksimal.
Senada dengan itu, Walinagari Limo Kaum, Fadli Tarmizi menyampaikan bahwa Kecamatan Lima Kaum memiliki potensi besar di sektor pertanian. Banyak program irigasi telah diajukan melalui Zuldafri, dan ia berharap ke depan semakin banyak bantuan yang direalisasikan.
“Alhamdulillah, dari 150 kelompok tani yang ada, banyak yang hadir hari ini. Ini menunjukkan antusiasme tinggi dari petani kita,” katanya.
Sementara itu, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Lima Kaum, Vesmotanilda, S,Pt, memaparkan bahwa lebih dari 70% masyarakat setempat adalah petani. Ia juga menyebutkan bahwa kini mulai berkembang budidaya hortikultura seperti cabai, bawang merah, timun, dan semangka di beberapa nagari.
Dari Nagari Labuah, Walinagari Wahyudi Asri, S.Pd menyampaikan kebutuhan mendesak masyarakat petani di wilayahnya, seperti saluran irigasi induk, sumber air bersih, dan bantuan alsintan. Ia berharap aspirasi ini dapat diperjuangkan di tingkat provinsi.
Kegiatan reses ini ditutup dengan komitmen Zuldafri Darma untuk terus mendorong kemajuan pertanian di Kabupaten Tanah Datar, khususnya di Kecamatan Lima Kaum. Ia menegaskan bahwa perjuangan untuk rakyat tidak akan berhenti di forum reses semata, tetapi akan ditindaklanjuti melalui pembahasan dan penganggaran di tingkat provinsi.
Reporter: Fernando
Redaksi: TE Sumbar
0
0
0
0
0
0