Redaksi Sumbar

Perumda Tuah Sepakat Tawarkan Skema Kolaborasi Cold Storage untuk Ketahanan Pangan Nagari

11 Jun 2025 - 146 View

Tanah Datar,- RedaksiDaerah.com,— Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (PMD) Kabupaten Tanah Datar memfasilitasi forum khusus penyampaian ide dan gagasan baru tentang kolaborasi kelembagaan antara Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) dan Perumda Tuah Sepakat. Pertemuan ini menjadi ruang diskusi awal untuk menciptakan model sinergi konkret dalam membangun ketahanan pangan dan bisnis produk olahan berbasis potensi lokal nagari.

Dalam forum tersebut, Perumda Tuah Sepakat memperkenalkan inisiatif pemanfaatan fasilitas cold storage dan reefer container yang dimiliki perusahaan, sebagai sarana strategis untuk memperkuat cadangan pangan nagari secara mandiri dan terukur.

Salah satu skema utama yang ditawarkan adalah “Titip Pangan”, di mana BUMNag dapat menyerap hasil panen dari masyarakat saat panen raya dengan harga bagus, lalu menyimpan komoditas tersebut di cold storage Perumda. Pada saat harga pasar melonjak atau terjadi kelangkaan, produk disalurkan kembali ke masyarakat nagari dalam bentuk pasar murah dengan subsidi lokal.

Produk seperti cabai beku menjadi contoh nyata. Proses ini sepenuhnya dikendalikan oleh BUMNag dan disesuaikan dengan kebutuhan nagari masing-masing, sementara Perumda Tuah Sepakat hanya bertindak sebagai fasilitator penyimpanan melalui sistem sharing cost (biaya sewa bersama) yang transparan dan akuntabel.

Selain skema Titip Pangan, Perumda juga menawarkan model kolaborasi hulu-hilir dalam bisnis olahan buah lokal. BUMNag dapat mengelola komoditas unggulan seperti stroberi, sirsak, melon, buah naga, dan alpukat menjadi produk frozen fruit, kemudian dijual ke pelanggan akhir oleh Perumda Tuah Sepakat melalui jaringan distribusi yang telah dibangun.

Direktur Perumda Tuah Sepakat, Veri Kurniawan, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa model ini berpotensi memunculkan produk unggulan daerah yang bisa dipasarkan secara lebih luas, termasuk melalui unit usaha TuasMart di kota-kota target seperti Padang, Riau, dan sekitarnya.

“Tujuan kami bukan mengambil peran nagari, tapi justru memperkuat kapasitas BUMNag agar bisa bertindak nyata di sektor pangan dan olahan. Kami hanya fasilitator — yang menyediakan infrastruktur dan akses pasar,” jelas Veri kepada awak media.

Gagasan ini menjadi bagian dari upaya menyelaraskan kebijakan Presiden Prabowo Subianto tentang pentingnya ketahanan pangan berbasis kelembagaan rakyat. Forum hari ini sekaligus membuka pintu bagi BUMNag se-Kabupaten Tanah Datar untuk menyusun langkah bersama, dan menjadikan sinergi ini sebagai prototipe nasional kolaborasi kelembagaan lokal dalam pengelolaan pangan.

Dinas PMDPPKB Kabupaten Tanah Datar mengapresiasi inisiatif ini sebagai langkah konkret yang bisa segera diujicobakan di beberapa nagari potensial. Dengan dukungan seluruh pihak, program ini diharapkan mampu menciptakan ketahanan pangan yang terstruktur, mandiri, dan berpihak pada masyarakat nagari.

Reporter: Fernando 
Redaksi: TE Sumbar

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

0

Suka
dislike

0

Kecewa
wow

0

Wow
funny

0

Lucu
angry

0

Marah
sad

0

Sedih