8 Okt 2026 - 37 View
PADANG, RedaksiDaerah.com — Ambisi merebut medali emas dikobarkan kontingen cabang olahraga (cabor) Tembak Kota Payakumbuh dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI 2026. Tiga atlet terbaik diturunkan untuk menghadapi persaingan pada nomor IPSC tembak reaksi yang digelar di Lapangan Tembak Sat Brimob Polda Sumbar, Kamis (8/10/2026).
Tiga atlet yang menjadi andalan Kota Payakumbuh tersebut yakni Ega Novia Yuli Pertiwi, Nofri Rinaldi, dan Zulfany Fadilla Rizqi. Ketiganya dipersiapkan untuk menunjukkan kemampuan terbaik dalam nomor tembak reaksi yang menuntut kecepatan, ketepatan, konsentrasi, sekaligus pengendalian diri di bawah tekanan pertandingan.
Persaingan pada nomor IPSC tembak reaksi berlangsung cukup ketat. Sebanyak enam daerah tercatat ambil bagian, yakni Kabupaten Tanah Datar, Kota Payakumbuh, Kota Pariaman, Kabupaten Solok, Kabupaten Pesisir Selatan, dan Kota Padang, dengan total 21 peserta yang memperebutkan posisi terbaik.
Pelatih kontingen Tembak Kota Payakumbuh, Bripka Andre Dahliyus, mengatakan persiapan para atlet tidak dilakukan secara instan. Pengalaman bertanding pada Kapolri Cup 2024 di Sat Brimob Depok menjadi salah satu modal penting sebelum para atlet menjalani latihan rutin dan pembinaan secara berkelanjutan di Kota Payakumbuh.
Menurut Andre, pengalaman kompetisi menjadi bagian penting dalam membentuk mental tanding atlet. Selain meningkatkan kemampuan teknis, latihan rutin dilakukan untuk menjaga konsistensi performa sehingga atlet mampu mengambil keputusan secara cepat dan tepat ketika berada di bawah tekanan pertandingan.
“Untuk persiapan atlet, sebelumnya kita sudah melaksanakan pertandingan Kapolri Cup 2024 di Sat Brimob Depok. Selanjutnya kita rutinitas melatih atlet tembak reaksi di Kota Payakumbuh,” ujar Andre saat ditemui wartawan di sela-sela pertandingan.
Andre yang juga bertugas di Polres Kota Payakumbuh itu menyebutkan, kontingen daerahnya menurunkan tiga atlet pada nomor tembak reaksi. Ia optimistis pengalaman dan persiapan yang telah dijalani dapat membawa para atlet Payakumbuh bersaing hingga perebutan podium tertinggi.
“InsyaAllah pada tembak reaksi ini kami ambisi dan optimis untuk meraih medali emas,” tegas Andre.
Optimisme serupa disuarakan Ega Novia Yuli Pertiwi. Atlet perempuan andalan Payakumbuh itu menegaskan bahwa target mereka bukan sekadar tampil dan menyelesaikan pertandingan, melainkan membawa pulang prestasi terbaik untuk daerah.
“Kami hanya satu kata dalam lomba tembak reaksi ini: menang dan raih emas untuk Kota Payakumbuh,” tegas Ega kepada wartawan di sela-sela pertandingan yang berlangsung di Lapangan Tembak Sat Brimob Polda Sumbar.
Target tersebut semakin beralasan setelah kontingen Tembak Kota Payakumbuh mencatatkan hasil sementara berupa dua medali emas, dua perak, dan satu perunggu. Raihan itu menjadi modal moral sekaligus sinyal bahwa kekuatan atlet Payakumbuh mampu bersaing di panggung olahraga tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Di balik target prestasi, pengurus cabor Tembak Kota Payakumbuh juga menaruh perhatian serius terhadap keberlanjutan pembinaan. Mereka berharap pemerintah daerah dapat menyediakan lapangan tembak beserta perlengkapan latihan yang memadai, sehingga proses pembinaan tidak bergantung pada fasilitas yang terbatas.
“Kami menginginkan adanya lapangan tembak beserta perlengkapannya untuk latihan. Dengan adanya fasilitas tersebut, kami dari pengurus cabor Tembak Kota Payakumbuh dapat membina bibit-bibit muda Kota Payakumbuh ke depannya,” demikian harapan pengurus cabor Tembak Kota Payakumbuh.
---------------------
Reporter: Fernando Stroom
Editor: RD TE Sumbar
Sumber: Liputan
0
0
0
0
0
0