Redaksi Sumbar

Soliditas lintas nagari ditunjukkan melalui pertemuan Kapolsek Lima Kaum bersama unsur TNI-Polri, pemerintah nagari, FKPM, dan Satlinmas sebagai upaya membangun keamanan dan kesiapsiagaan masyarakat secara terpadu.

Kapolsek Lima Kaum Iptu Mon Irzal, ST Satukan Lima Nagari, Keamanan dan Kesiapsiagaan Bencana Jadi Agenda Strategis

4 Nov 2026 - 59 View

Soliditas lintas nagari ditunjukkan melalui pertemuan Kapolsek Lima Kaum bersama unsur TNI-Polri, pemerintah nagari, FKPM, dan Satlinmas sebagai upaya membangun keamanan dan kesiapsiagaan masyarakat secara terpadu.

Tanah Datar, RedaksiDaerah.com — Upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat tidak cukup hanya mengandalkan kehadiran aparat kepolisian. Dibutuhkan sinergi, komunikasi, serta keterlibatan aktif masyarakat hingga ke tingkat nagari. Langkah inilah yang dilakukan Kapolsek Lima Kaum, Iptu Mon Irzal, S.T., melalui kegiatan silaturahmi bersama Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) serta Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) lintas nagari, Rabu (4/11/2026) malam.

 

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 20.30 WIB tersebut dipusatkan di Kantor Wali Nagari Cubadak, Kecamatan Lima Kaum. Kapolsek Lima Kaum hadir bersama Bhabinkamtibmas Nagari Cubadak, Briptu Aprinaldo Agara. Pertemuan ini menjadi ruang komunikasi strategis untuk menyatukan persepsi dan memperkuat koordinasi antarwilayah yang memiliki keterkaitan langsung dalam persoalan keamanan lingkungan maupun penanganan bencana.

 

Silaturahmi tersebut dihadiri Wali Nagari Cubadak, Anggerno Perawito, S.Pd., Babinsa Nagari Cubadak, Sertu Egi P.E., FKPM dan Linmas Nagari Cubadak, perwakilan FKPM dari Nagari Tabek, Rambatan, Parambahan dan Lima Kaum, para kepala jorong se-Nagari Cubadak, serta Bhabinkamtibmas setempat. Kehadiran unsur lintas nagari ini memperlihatkan pentingnya membangun komunikasi yang tidak terputus oleh batas administratif pemerintahan.

 

Dalam pertemuan tersebut, rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Wali Nagari Cubadak, dilanjutkan pengantar dari Babinsa, perkenalan Bhabinkamtibmas, serta arahan Kapolsek Lima Kaum. Agenda kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama sebelum ditutup. Forum dialog ini menjadi kesempatan bagi masing-masing unsur untuk menyampaikan pandangan, membahas persoalan kewilayahan, dan membangun pola koordinasi yang lebih efektif.

 

Saat diwawancarai awak media, Iptu Mon Irzal, S.T., menjelaskan bahwa salah satu fokus utama silaturahmi tersebut adalah membahas keamanan lingkungan dan penanganan bencana yang berpotensi bersinggungan dengan lima nagari. Kelima wilayah itu meliputi Nagari Cubadak, Nagari Lima Kaum, dan Nagari Parambahan di Kecamatan Lima Kaum, Nagari Tabek di Kecamatan Pariangan, serta Nagari Rambatan di Kecamatan Rambatan.

 

Menurutnya, persoalan keamanan dan kebencanaan tidak selalu berhenti pada batas wilayah administrasi. Ketika terjadi gangguan kamtibmas maupun bencana, dampaknya dapat meluas dan melibatkan lebih dari satu nagari. Karena itu, komunikasi antarpengurus FKPM, Satlinmas, pemerintah nagari, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa menjadi bagian penting dalam membangun kesiapsiagaan bersama.

 

Kehadiran Kapolsek Lima Kaum dalam forum lintas nagari tersebut juga menegaskan pentingnya pendekatan kepolisian yang mengedepankan kemitraan dengan masyarakat. FKPM dan Satlinmas diharapkan tidak hanya menjadi unsur pelengkap dalam struktur keamanan lingkungan, tetapi mampu berperan aktif membantu mendeteksi potensi gangguan, menyampaikan informasi secara cepat, serta mendukung langkah pencegahan di tengah masyarakat.

 

Lebih jauh, koordinasi lintas nagari menjadi kebutuhan mendesak dalam menghadapi potensi bencana. Kesamaan pemahaman mengenai jalur komunikasi, respons awal, dan koordinasi antarwilayah dapat membantu mengurangi keterlambatan informasi ketika situasi darurat terjadi. Dalam konteks ini, kolaborasi kepolisian, TNI, pemerintah nagari, dan masyarakat menjadi fondasi penting bagi perlindungan warga.

 

Langkah yang dibangun Iptu Mon Irzal bersama unsur terkait tersebut menunjukkan bahwa menjaga kamtibmas membutuhkan kerja nyata yang berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial. Tantangan berikutnya adalah memastikan komunikasi yang telah terbangun diterjemahkan menjadi koordinasi konkret, respons cepat, dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan serta kesiapsiagaan di lingkungan masing-masing.

 

Melalui silaturahmi ini, diharapkan hubungan kemitraan antara Polsek Lima Kaum, pemerintah nagari, FKPM, Satlinmas, dan unsur kewilayahan semakin solid. Sebab, keamanan bukan semata-mata tanggung jawab aparat, melainkan kepentingan bersama. Ketika lima nagari mampu bergerak dalam satu koordinasi, upaya menjaga ketenteraman masyarakat dan menghadapi ancaman bencana akan memiliki kekuatan yang jauh lebih besar.

----------------

Reporter: Fernando Stroom 

Editor: RD TE Sumbar 

Sumber: Liputan 

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

0

Suka
dislike

0

Kecewa
wow

0

Wow
funny

0

Lucu
angry

0

Marah
sad

0

Sedih