Redaksi Sumbar

Royalti Rp5 Juta untuk Lagu Viral, Alle De Varco: Masalah Jangan Dibebankan ke Penyanyi

22 Agt 2025 - 104 View

Padang Panjang,— RDG – Polemik royalti lagu Tabula Bale terus memanas setelah penyanyi lokal Merlin Claudya disomasi oleh Kiki Acoustic Production karena membawakan lagu tersebut tanpa izin dalam acara Hiburan Rakyat dan Syukuran 80 Tahun Indonesia Merdeka, Minggu (17/8). Nilai royalti yang diminta mencapai Rp5 juta, memunculkan pertanyaan: apakah penyanyi daerah yang tampil di acara non-komersil harus menanggung biaya hak cipta sendiri?

 

Merlin mengaku menyanyikan lagu itu karena desakan penonton dan pejabat setempat, bukan atas kemauan pribadi. Ia bahkan telah meminta maaf kepada pihak pencipta. Namun, Kiki Acoustic menegaskan etika menghargai karya cipta tetap harus dijunjung tinggi, dan somasi adalah langkah klarifikasi sebelum masuk ke ranah hukum LMK atau WAMI.

 

Menanggapi kasus ini, seniman, promotor, dan manajemen artis senior Alle De Varco meminta agar masalah ini tidak dibuat rumit.

 

> “Seharusnya yang punya lagu bersyukur karena karyanya dihargai. Tuntutan jangan diarahkan ke penyanyi, tapi ke penyelenggara yang bertanggung jawab atas event tersebut,” kata Alle.

 

 

 

Ia menambahkan, ke depan, artis lokal sebaiknya dikelola manajemen profesional. Dengan begitu, berbagai persoalan dapat ditangani secara antisipatif sejak awal.

 

> “Kami siap membantu mengelola manajemen artis lokal dengan standar nasional dan internasional, karena kami memiliki konsepnya,” ungkap Alle, pegiat senior event, talent, serta pendiri KOFI.

 

 

 

Kasus Tabula Bale menjadi cermin nyata dilema antara spontanitas artis lokal, hak cipta, dan tanggung jawab penyelenggara acara. Praktisi musik menilai tanpa manajemen yang tepat, artis lokal berisiko menghadapi tuntutan finansial hanya karena memenuhi permintaan publik.

 

> “Ini pelajaran penting bagi semua pihak: kreativitas dan apresiasi publik tidak bisa dilepaskan dari regulasi hak cipta, tapi juga harus ada manajemen profesional yang melindungi artis,” ujar salah satu pakar musik Sumatera Barat.

 

------

 

Reporter: RED

Editor: RD TE Sumbar 

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

0

Suka
dislike

0

Kecewa
wow

0

Wow
funny

0

Lucu
angry

0

Marah
sad

0

Sedih