12 Okt 2025 - 51 View
Padang Panjang, RedaksiDaerah.com — Langkah tegas diambil Rutan Kelas IIB Padang Panjang dalam memperkuat pengamanan internal. Sabtu malam (11/10), jajaran petugas pemasyarakatan menggelar razia serentak di blok-blok hunian warga binaan, melibatkan dukungan penuh dari Polres Padang Panjang dan Detasemen B Pelopor Brimob Padang Panjang.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas belaka. Razia dilakukan sebagai bentuk konkret pelaksanaan 13 Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, kebijakan nasional yang mendorong peningkatan keamanan dan ketertiban di seluruh lapas dan rutan Indonesia. Aksi ini menjadi sinyal kuat bahwa lembaga pemasyarakatan tidak boleh lagi menjadi “zona nyaman” bagi peredaran barang terlarang.
Apel kesiapan tim gabungan menjadi pembuka operasi malam itu. Petugas kemudian menyisir setiap kamar hunian dengan metode pemeriksaan menyeluruh. Razia dijalankan secara humanis namun tegas, memastikan tidak ada celah bagi praktik ilegal di balik jeruji.
Karutan Padang Panjang menegaskan, operasi ini merupakan langkah preventif sekaligus penegasan komitmen institusi terhadap keamanan. “Kami tidak main-main soal kamtib. Rutan harus steril dari barang terlarang dan segala aktivitas mencurigakan,” ujarnya.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada jajaran kepolisian dan Brimob yang konsisten memperkuat barisan pengamanan. Kolaborasi lintas institusi ini dipandang penting untuk mempersempit ruang gerak berbagai potensi pelanggaran di dalam rutan.
Razia kali ini menjadi bagian dari gerakan nasional yang digelorakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Tidak hanya menyasar benda terlarang seperti ponsel, senjata tajam, dan narkoba, kegiatan ini juga menjadi momentum evaluasi sistem pengawasan internal.
Di tengah maraknya laporan penyelundupan barang haram ke dalam lapas dan rutan, aksi tegas seperti ini menjadi ujian nyata komitmen lembaga pemasyarakatan. Transparansi dan konsistensi akan menjadi kunci agar razia tidak sekadar menjadi seremonial tanpa taji.
“Lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari barang terlarang bukan hanya slogan — tapi keharusan,” tegas Karutan. Ia juga menambahkan bahwa jajaran akan terus meningkatkan kedisiplinan dan pengawasan berlapis untuk menutup setiap celah penyimpangan.
Langkah Rutan Padang Panjang ini diharapkan menjadi contoh bagi rutan lainnya. Di saat publik kerap skeptis terhadap integritas lembaga pemasyarakatan, razia seperti ini dapat membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap sistem pemasyarakatan.
Namun, publik tentu menanti langkah lanjutan yang lebih terbuka: hasil razia, tindakan terhadap pelanggaran, dan perbaikan sistem keamanan jangka panjang. Tanpa transparansi, razia akan kehilangan daya gigitnya.
Dengan implementasi 13 Akselerasi yang nyata di lapangan, pesan pemerintah jelas: tidak ada toleransi terhadap penyimpangan di balik tembok pemasyarakatan.
---
Reporter: Fernando
Editor: RD TE Sumbar
Uploader: FS
0
0
0
0
0
0