Redaksi Sumbar

Walinagari Baringin beserta beberapa OPD dan H, Zuldafri Darma, SH dalam musyawarah nagari Baringin, (dok,- fernando)

Musyawarah Nagari Baringin Bahas Rencana Pembangunan Tahun 2026: Fokus pada Partisipasi dan Penanggulangan Sosial

28 Jul 2025 - 65 View

Walinagari Baringin beserta beberapa OPD dan H, Zuldafri Darma, SH dalam musyawarah nagari Baringin, (dok,- fernando)

Tanah Datar,- RedaksiDaerah.com,— Pemerintah Nagari Baringin melaksanakan Musyawarah Nagari (Musnag) tahun 2025 di aula kantor Walinagari Baringin, Senin (28/7). Kegiatan ini bertujuan untuk merumuskan Rencana Kerja Pemerintah Nagari (RKP) tahun 2026 serta menyerap aspirasi masyarakat dalam pembangunan jangka pendek dan strategis ke depan.

 

Musyawarah ini dibuka secara resmi oleh Ketua BPRN Nagari Baringin, Yohanes. Dalam sambutannya, Yohanes menegaskan bahwa Musnag merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi dalam penyelenggaraan pemerintahan nagari. Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat agar dokumen perencanaan yang dihasilkan menjadi partisipatif, transparan, akuntabel, serta berpihak pada kepentingan masyarakat.

 

"Musyawarah hari ini adalah bagian dari dokumen perencanaan nagari, penjabaran dari RPJM Nagari untuk satu tahun ke depan. Ini adalah ruang partisipasi bagi masyarakat dan forum keputusan tertinggi. Kami mengajak semua untuk menyampaikan gagasan dan aspirasi," ujar Yohanes.

 

Musyawarah ini dilaksanakan dalam beberapa sesi, mulai dari diskusi kelompok hingga sidang pleno. Setiap kelompok membahas isu spesifik yang kemudian dipaparkan kembali dalam sidang pleno untuk disepakati bersama dalam bentuk berita acara hasil Musnag.

 

Sementara itu, Walinagari Baringin, Rahmat Aliyah Andri, A.Md., Dt. Peto Kayo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musnag ini mengacu pada berbagai regulasi, mulai dari UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa hingga peraturan daerah dan kabupaten. Ia menekankan bahwa hasil Musnag akan menjadi dasar penyusunan RKP dan DURKP Nagari tahun 2026.

 

Rahmat juga mengungkapkan salah satu fokus utama pembangunan ke depan adalah peningkatan edukasi dan sosialisasi mengenai penanggulangan perilaku menyimpang, khususnya LGBT. Pemerintah Nagari berencana bekerja sama dengan pihak kepolisian dan tokoh agama dalam mengatasi isu tersebut secara preventif dan berkelanjutan.

 

"Dari hasil survei kami, isu LGBT menjadi perhatian khusus. Ke depan, kami akan lebih fokus pada edukasi dan pencegahan, sebagai langkah awal menciptakan masyarakat yang sehat secara sosial dan spiritual," ucap Rahmat.

 

Musnag ini juga dihadiri oleh anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, H. Zuldafri Darma, SH, dari Komisi I Fraksi Golkar. Dalam kesempatan tersebut, Zuldafri yang juga merupakan putra asli Nagari Baringin, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan mendukung arah pembangunan nagari.

 

"Mari jadikan musyawarah ini sebagai momentum membangun Nagari Baringin yang mandiri, kuat, dan kompak di tengah masyarakat," pesannya.

 

Selain itu, turut hadir dalam Musnag ini Direktur PDAM Tirta Alami Batusangkar, Camat Lima Kaum Ikrar Pahlevi, S.STP, perwakilan Dinas Perhubungan Kabupaten Tanah Datar, OPD terkait, Forkopimca Lima Kaum, serta para tokoh masyarakat Nagari Baringin.

 

Musnag ini diharapkan mampu menghasilkan keputusan strategis yang mencerminkan aspirasi riil masyarakat, sekaligus menjadi pijakan kuat dalam pembangunan Nagari Baringin yang berkelanjutan dan inklusif.

 

Reporter: Fernando 

Redaksi: TE Sumbar 

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

0

Suka
dislike

0

Kecewa
wow

0

Wow
funny

0

Lucu
angry

0

Marah
sad

1

Sedih