Redaksi Jakarta

Merasa Dirugikan, Fridrik Minta Kemendikbud dan DPR RI Segera Copot Rektor UT Pusat

26 Feb 2021 - 1821 View

Jakarta, RedaksiDaerah.com - Fridrik Makanlehi selaku Mahasiswa Ilmu Hukum Universitas Terbuka (UT) sekaligus Politisi Milenial meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Komisi X DPR RI minta segera berhentikan Rektor UT dari jabatannya.

Fridrik protes, karena ada banyak mahasiswa yang mengeluh dan menangis serta curahan hati di Facebook dan Instagram. Mereka tidak terima dikasih nilai E. Nilai E diberikan tanpa sebuah alasan yang jelas.

"Seluruh tugas sudah dikerjakan, ujian sudah dikerjakan tapi nilai E. Lucunya diantara 8 mata kuliah, E cuma satu mata kuliah saja. Lebih anehnya tidak diberikan alasan kenapa mahasiwa dapat E. Tentu kami sangat dirugikan atau dikecewakan," tutur Fridrik yang juga Tenaga Ahli DPR RI kepada media RedaksiDaerah.com melalui WhatsApp, Jum'at (26/02/21).

Ia sangat kesal karena sistem UT selalu saja bermasalah. Saking kesal, Ia meminta Kemendikbud untuk mencopot Rektor dari jabatannya karena Rektor UT tidak mempu mengawasi dan mengontrol bawahannya.

"Lagi, lagi dan lagi mahasiwa dirugikan, apalagi dimasa pandemi Covid-19 mahasiwa bukan senang tapi stres karena UT pelit dan tidak mengerti. Apakah manajemen UT mau suruh kami pegang langit,  baru kami dapat A kah? Jikalau Rektor UT tidak sanggup mengawasi atau mengontrol bahawannya dalam bekerja, mending Kemendikbud dan DPR copot saja jabatannya," ucap Fridrik.

Mengutip beberapa cuitan di facebook yang protes karena nilai E:
1. Fahri: Kalau dianggap jawabannya copas atau plagiat saya bersedia ujian ulang dengan wancara langsung, Tanpa buka buku-buku sama sekali.
2. Medi Kjr: benar kecewa kita tuton selalu masuk begitupun dengan tugas-tugas selalu kami buat, tapi kok masih E.
3. Dil Kha Rhista: padahal ikut Tuton dan nilai Tuton bagus, kerja THE juga dengan usaha dengan usaha yang kuat kok bisa E.
4. Ditungguh info selanjutnya karena kami banyak E.
5. Selpi Aminah dari Bengkulu: semoga saja, saya dari pokjar kaur/Bengkulu sangat kecewa.
6. Dan sebagainya, silakan lihat di IG atau Fb UT.

"Dengan demikian, kami sangat dirugikan. Kami sudah bayar mahal, tapi hasilnya jelek banget. Bukannya UT adalah Universitas milik negara yang diciptakan untuk membantu masyarakat?. Kok bukan membantu tapi mala mempersulit dan menyusahkan mahasiswa. Karena itu,  UT harus bertanggung jawab," tegas Fridrik.

Fridrik juga meminta Kemendikbud dan Komisi X DPR RI segera memanggil manajemen UT untuk  mengevaluasinya.

Fridrik akan melaporkan ke Kemendikbud dan DPR RI agar persoalan UT segera ditindaklanjuti.

"Beberapa bulan lalu, sistem UT bermasalah terus. Giliran UT salah, mahasiswa mengampuninya tapi giliran nilai keluar E. UT jangan biarkan mahasiswa susah, UT jangan mempersulit mahasiswa, UT jangan mengecewakan mahasiswa," jelasnya.

 

Reporter  :  Aron

Editor       :  Rj Samosir

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

11

Suka
dislike

3

Kecewa
wow

4

Wow
funny

16

Lucu
angry

3

Marah
sad

5

Sedih