8 Mar 2021 - 468 View
Jakarta, RedaksiDaerah.com - Demi menjaga nama baik Joko Widodo (Jokowi) selaku Presiden Republik Indonesia, demi menjaga ketertiban dan demi menjaga kedamaian bangsa Indonesia, Jenderal (Purn) Moeldoko diminta mudur dari jabatan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP).
Pendiri sekaligus Mantan Ketua Relawan Pro Jokowi Flobamora-Surabaya (Projofs) Fridrik Makanlehi meminta Presiden Republik Indonesia., Jokowi mencopot Jenderal (Purn) Moeldoko dari jabatan Kepala Kantor Staf Presiden ataukah Moeldoko yang mundur dari Kepala Kantor Staf Presiden Republik Indonesia.
"Urusan partai adalah urusan rumah tangga atau kamar, saya tidak mau berkomentar lebih jauh kedalamnya. Tetapi demi menjaga nama baik Pak Jokowi, demi mejaga kedamaian, ketertiban dan persatuan Indonesia. Saya selaku mantan Ketua Projofs meminta Pak Moeldoko mundur dari jabatan KSP ataukah Pak Jokowi lah yang mencopot jabatan Pak Moeldoko dari jabatan KSP," pungkas Fridrik kepada media RedaksiDaerah.com di Jakarta, Senin (08/03/21).
Fridrik mengatakan, sebagai relawan yang pernah memperjuangkan atau berdarah-darah untuk Jokowi di Kota Surabaya, Ia tidak ingin nama Jokowi terus-terus disebutkan dalam persoalan interisasi ini.
"Pak Jokowi tidak tau apa-apa, Pak Jokowi mau urus Covid-19. Stop sebut-sebut nama Pak Jokowi didalam polemik Partai Demokrat. Kalian punya persoalan intern, tapi Jokowi yang disebut-sebut terus," katanya.
Dikatakan bahwa, Ia tidak akan tinggalkan Jokowi berjalan sendirian. Ia akan mengawalnya hingga masa akhir periode.
"Kami yang memperjuangkan Pak Jokowi, kami yang memilih Pak Jokowi, kami juga yang berdarah-darah di lapangan maka kami tidak akan tinggalkan Pak Jokowi dan kami akan mengawal serta bersama-sama dengan Pak Jokowi hingga masa akhir jabatan," ucap Fridrik.
Menurut Fridrik, Presiden sedang mengurusi pandemi Covid-19, sehingga tolong dimengerti.
"Pak Jokowi sedang fokus tangani Covid-19. Sehingga Pak Moeldoko atau siapapun itu yang menjadi membantunya, tolonglah mengerti," jelasnya.
Selanjutnya, Ia juga menginginkan agar jabatan KSP tersebut diganti oleh Mahfud Arivin selaku mantan Ketua TKD Jokowi Jatim.
"Saya sarankan, Pak Jokowi segera copot Pak Moeldoko dari KSP dan digantikan oleh Pak Machfud Arivin yang juga merupakan mantan Ketua TKD Jatim," harap Fridrik.
Ditambahkan, "Pak Machfud sudah capek, dan urus Pak Jokowi, sehingga Ia layak mendapatkan jabatan KSP atau Menteri," terang Fridrik yang juga merupakan aktivis milenial.
Reporter : Aron
Editor : Ryan
1
0
0
0
0
0