Redaksi Sumbar

Wakil Bupati Ahmad Fadly berbicara di Posko Batu Taba, dikelilingi tumpukan bantuan sembako, sementara relawan dan warga terdampak terlihat menunggu pendistribusian logistik.

Wabup Ahmad Fadly Tegaskan Bantuan Golkar Jadi “Napas Darurat” Warga Terdampak Banjir Tanah Datar

2 Des 2025 - 257 View

Wakil Bupati Ahmad Fadly berbicara di Posko Batu Taba, dikelilingi tumpukan bantuan sembako, sementara relawan dan warga terdampak terlihat menunggu pendistribusian logistik.

Tanah Datar, RedaksiDaerah.com — Pemerintah Kabupaten Tanah Datar kembali menegaskan urgensi bantuan logistik bagi ribuan warga terdampak banjir bandang di tiga kecamatan. Saat melakukan peninjauan ke Posko Batu Taba, Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, S.Spi, memberikan apresiasi tegas terhadap kontribusi DPD dan DPP Partai Golkar yang telah menyalurkan bantuan dalam jumlah signifikan. Menurutnya, kondisi di lapangan tidak memberi ruang untuk menunda bantuan apa pun. Masyarakat kehilangan mata pencaharian seketika, sementara akses ke sejumlah wilayah masih terisolasi.

 

Ahmad Fadly menyatakan bahwa bantuan Golkar — berupa bahan pangan dan paket sembako — datang pada momentum yang tepat. Ia menyebut kebutuhan pangan adalah prioritas absolut karena stok masyarakat habis total. Tanpa suplai yang teratur, warga di titik-titik pengungsian akan menghadapi kesulitan lebih besar dalam 24 jam ke depan. Dalam situasi seperti ini, katanya, satu karung beras saja bisa menentukan ketahanan sebuah keluarga di pengungsian.

 

Selain pangan, Wabup menyoroti masalah sandang. Banyak pakaian warga rusak berat setelah terendam banjir. Posko-posko pengungsian menerima laporan bahwa sebagian pengungsi hanya memiliki satu set pakaian kering. Karena itu bantuan pakaian layak pakai, selimut, tikar, hingga kasur menjadi kebutuhan mendesak. Kondisi malam di wilayah terdampak cukup dingin dan berpotensi meningkatkan risiko penyakit, terutama bagi anak-anak dan lansia.

 

Fadly juga menekankan pentingnya bantuan kesehatan. Menurutnya, obat-obatan dasar, perlengkapan wanita, serta kebutuhan bayi seperti pampers sangat krusial. Pengungsian tidak bisa dikelola hanya dengan menyediakan tempat istirahat; sanitasi dan kebutuhan medis harus berjalan paralel. Pemerintah, kata Wabup, telah menerima dukungan penting berupa 4.500 liter BBM gratis dari Pertamina, yang akan menunjang mobilisasi logistik, alat berat, dan kebutuhan operasional posko.

 

Dalam kesempatan yang sama, Fadly menyampaikan pesan khusus kepada para perantau Tanah Datar. Ia meminta doa, dukungan moral, dan bantuan nyata untuk masyarakat terdampak. Ia menegaskan bahwa donasi sebaiknya disalurkan melalui jalur resmi agar dapat dipertanggungjawabkan dan tepat sasaran. Tiga kecamatan yang terdampak paling parah masih membutuhkan suplai harian, dan dukungan perantau menjadi elemen penting dalam mempercepat pemulihan.

 

Sementara itu, dari Posko Batu Taba, Inhendri Abas, S.Pd, MM, selaku perwakilan posko, membenarkan adanya penyerahan bantuan dari DPD Golkar Tanah Datar. Mereka menerima 2,5 ton beras serta paket sembako yang siap distribusi. Inhendri menegaskan bahwa bantuan ini akan langsung disalurkan ke masyarakat terdampak di Batipuh, Batipuh Selatan, dan Sepuluh Koto — tiga wilayah yang mengalami kerusakan paling luas.

 

Posko Batu Taba hingga hari ini masih membuka jalur distribusi dari berbagai pihak. Menurut Inhendri, selain sembako, kebutuhan yang paling mendesak adalah perlengkapan wanita, perlengkapan bayi, obat-obatan, serta kebutuhan harian lainnya. Ia menekankan bahwa kebutuhan masyarakat tidak berhenti pada hari pertama pasca-bencana, tetapi terus meningkat seiring meluasnya dampak kerusakan.

 

Baik pemerintah daerah maupun posko bantuan berharap suplai logistik tidak terputus. Kondisi di lapangan menunjukkan pemulihan masih jauh dari tuntas, sementara kebutuhan warga terus berjalan setiap menit. Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk organisasi politik, lembaga resmi, dan para perantau, pemerintah yakin proses pemulihan dapat dipercepat dan beban masyarakat terdampak dapat diminimalisir.

----

Reporter: Fernando Stroom 

Editor: RD TE Sumbar 

Sumber: Liputan 

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

0

Suka
dislike

0

Kecewa
wow

0

Wow
funny

0

Lucu
angry

0

Marah
sad

0

Sedih