25 Mei 2022 - 138 View
Aceh Tamiang [Aceh], Seiring dengan merebak dan mewabahnya Penyakit Kuku dan Mulut pada hewan ternak terutama jenis sapi yang saat ini sudah semakin meluas penularannya, maka untuk meminimalisir angka penuluran tersebut, Kapolda Sumatera Utara langsung turun ke pos satuan tugas PMK perbatasan Aceh Tamiang dan Sumatera Utara bersama para rombongan dan disambut oleh Kapolres Aceh Tamiang AKBP Imam Asfali, SIK pada selasa 24/5/2022 di pos Satgas setempat.
Dalam kesempatan itu Kapolda Sumut mengatakan bahwa untuk "memutuskan mata rantai penularan virus PMK tersebut maka perlu diadakannya operasi penyekatan/razia hewan ternak".
Untuk memastikan kegiatan tersebut Kapolda Sumut Irjen Pol Drs. R.Z. Panca Putra S, M.SI bersama Kasdam 1 Bukit Barisan Brigjen TNI Purwito Hadi Wardhono, SE dan Kapolres Aceh Tamiang AKBP Imam Asfali, SIK turun langsung kelapangan guna melihat/mengecek aktifitas penyekatan/razia di pos chek point terhadap kendaraan yang membawa hewan ternak lembu/sapi, kerbau dan kambing dari Aceh menuju Sumut begitu juga sebaliknya dari Sumut menuju Aceh agar kendaraan yang membawa hewan ternak tersebut memutar balik atau tidak melakukan perjalanan yang bertujuan untuk memutuskan mata rantai penyebaran PMK tersebut.
Kegiatan yang dilaksanakan pada pukul 15.30 wib ini juga dihadiri oleh kabid Humas polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi beserta PJU Polda Sumut, plt Bupati Langkat H. Syahafandi, Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok, SH dan pejabat Dinas terkait.
Dalam kegiatan ini masih juga didapati kendaraan yang membawa hewan ternak sehingga dengan terpaksa harus putar arah balik.
Seperti diketahui saat ini di Aceh Tamiang lembu/sapi yang terjangkit wabah PMK sudah mencapai angka 7.000 ekor untuk itu perlu kiranya perhatian yang serius dalam penangannya agar tidak menular ke tempat lain.
Kapolres Aceh Tamiang AKBP Imam Asfali mengucapkan terima kasih atas kunjungan Kapolda Sumatea Utara beserta rombongan ke Pos satgas perbatasan Aceh Tamiang.
(YS)
0
0
0
0
0
0