5 Apr 2026 - 8 View
Belu, RedaksiDaerah.com – Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad kembali menunjukkan peran aktifnya dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah perbatasan. Hal ini terlihat dari penyerahan 1 (satu) pucuk senjata api jenis pistol rakitan beserta 15 butir munisi tajam kaliber 6,5 mm dan 1 butir munisi tajam kaliber 5,56 mm oleh warga Dusun Turiscain, Desa Maumutin, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, kepada personel Pos Turiscain pada Minggu (05/04/2026).
Penyerahan tersebut dilakukan oleh Bapak AB (44), yang merupakan anak dari almarhum Miguel da Silva, tokoh masyarakat setempat yang memiliki keterkaitan dengan peristiwa konflik tahun 1999. Senjata api dan munisi tersebut ditemukan saat keluarga melakukan pembersihan kamar almarhum, kemudian atas kesadaran sendiri diserahkan kepada Satgas karena dinilai lebih aman dan tidak berpotensi disalahgunakan.
Kepercayaan ini tidak terlepas dari kedekatan emosional yang telah terjalin antara personel Pos Turiscain dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan teritorial, seperti komunikasi sosial, bakti sosial, hingga pendampingan dalam kegiatan kemasyarakatan. Kehadiran Satgas yang aktif membantu masyarakat, termasuk dalam prosesi kedukaan hingga kegiatan adat, menjadi faktor penting tumbuhnya rasa percaya sehingga warga tidak ragu menyerahkan barang berbahaya tersebut.
Komandan Kompi II Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad, Kapten Arm Galang Abrianto, menyampaikan bahwa penyerahan ini merupakan langkah positif dalam mencegah potensi gangguan keamanan. “Kami mengapresiasi kesadaran dan kepercayaan masyarakat yang telah menyerahkan senjata api dan munisi tersebut. Hal ini menunjukkan sinergi yang baik antara Satgas dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan. Kami akan terus hadir dan berbuat yang terbaik untuk masyarakat,” ungkapnya.
Reporter: Ana
Editor: RD TE NTT
Sumber: Yonarmed 12 Kostrad
0
0
0
0
0
0