Redaksi Sumbar

Suasana penanaman bibit kelapa serentak di Lapas Terbuka Pasaman Barat yang dihadiri pejabat daerah, Forkopimda, dan jajaran Ditjenpas.

Dukung Asta Cita Presiden, Lapas Terbuka Pasaman Barat Gelar Penanaman Bibit Kelapa Serentak

9 Sep 2025 - 80 View

Suasana penanaman bibit kelapa serentak di Lapas Terbuka Pasaman Barat yang dihadiri pejabat daerah, Forkopimda, dan jajaran Ditjenpas.

Pasaman BaratRedaksiDaerah.com — Lapas Terbuka Pasaman Barat menjadi salah satu titik lokasi pelaksanaan kegiatan penanaman bibit kelapa serentak yang digelar seluruh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) se-Indonesia. Kegiatan yang dipusatkan melalui Zoom Meeting dari Pulau Nusakambangan ini turut diikuti langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai bagian dari program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mendukung swasembada pangan nasional.

 

Penanaman bibit kelapa ini bukan hanya sebatas kegiatan simbolis, namun juga langkah nyata pemerintah dalam mendorong pemanfaatan lahan yang dimiliki lembaga pemasyarakatan. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan tercipta ketahanan pangan yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan warga binaan.

 

Acara di Lapas Terbuka Pasaman Barat berlangsung meriah dengan kehadiran sejumlah pejabat penting. Hadir di antaranya Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatra Barat Kunrat Kasmiri, Bupati Pasaman Barat, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sumbar, Forkopimda Pasaman Barat, Kepala BNN Pasaman Barat, Kepala Lapas Terbuka Pasaman Barat, serta Kepala Rutan Lubuk Sikaping.

 

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumbar Kunrat Kasmiri menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah serta seluruh pihak yang hadir. “Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini. Penanaman bibit kelapa bukan hanya sekadar acara seremonial, tetapi bagian dari upaya kita bersama untuk memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

 

Kunrat juga menegaskan bahwa kelapa merupakan tanaman dengan nilai ekonomi tinggi karena hampir seluruh bagiannya bisa dimanfaatkan. “Buahnya, batangnya, hingga daunnya punya manfaat besar bagi masyarakat. Inilah yang membuat kelapa menjadi salah satu komoditas strategis yang layak dikembangkan,” tambahnya.

 

Sementara itu, Bupati Pasaman Barat H, Yulianto, SH, MH menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap program ini. Ia menyebut kegiatan ini akan memperkuat sinergi antara Pemkab Pasaman Barat dengan jajaran pemasyarakatan. “Kami siap mendukung penuh dan bersinergi dengan Lapas Terbuka Pasaman Barat. Program ini sejalan dengan visi daerah dalam mendorong sektor pertanian dan perkebunan yang produktif,” kata Bupati.

 

Lebih lanjut, Yulianto menilai kegiatan tersebut juga berpotensi membuka peluang ekonomi baru. “Kelapa adalah tanaman yang bisa menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat. Dengan kerja sama lintas sektor, saya yakin Pasaman Barat bisa menjadi contoh dalam mendukung program swasembada pangan nasional,” jelasnya.

 

Kehadiran Forkopimda, pejabat imigrasi, BNN, serta pimpinan lapas dan rutan menambah semangat dalam kegiatan yang sarat makna ini. Kolaborasi antarinstansi diharapkan mampu memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan kemandirian pangan melalui optimalisasi lahan yang tersedia.

 

Kegiatan penanaman bibit kelapa di Lapas Terbuka Pasaman Barat berjalan lancar dan penuh semangat. Para undangan yang hadir turut mengambil bagian dalam proses penanaman sebagai simbol keterlibatan aktif dalam mendukung program pemerintah.

 

Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh tamu undangan dan jajaran lapas. Momen ini menjadi penanda dimulainya program penanaman bibit kelapa serta simbol sinergi lintas instansi dalam membangun kemandirian pangan untuk bangsa.

 

 

---

Reporter: Fernando 

Editor: RD TE Sumbar 

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

0

Suka
dislike

0

Kecewa
wow

0

Wow
funny

0

Lucu
angry

0

Marah
sad

0

Sedih