Redaksi Jatim

Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun (tengah) resmi buka Kejuaraan Karate Piala Panglima TNI di GOR Ken Arok, Jalan Mayjen Sungkono No. 9, Kota Malang, pada Senin, 28 September 2026. Foto: Ana

Bertajuk Prestasi Olahraga TNI, Prestasi Olahraga Indonesia, Open Tournament Karate Piala Panglima TNI Resmi Dibuka

28 Sep 2026 - 23 View

Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun (tengah) resmi buka Kejuaraan Karate Piala Panglima TNI di GOR Ken Arok, Jalan Mayjen Sungkono No. 9, Kota Malang, pada Senin, 28 September 2026. Foto: Ana

Malang, Redaksidaerah.com - Open Tournament Karate Piala Panglima TNI bertajuk “Prestasi Olahraga TNI, Prestasi Olahraga Indonesia” resmi dibuka di GOR Ken Arok, Jalan Mayjen Sungkono No. 9, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, pada Senin, 28 September 2026.

Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 September 2026, tersebut menjadi salah satu ajang bergengsi yang mempertemukan para karateka dari berbagai daerah di Indonesia. Selain menjadi wadah kompetisi, turnamen ini juga menjadi sarana mempererat sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat melalui olahraga.

Pembukaan kejuaraan dilakukan oleh Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa, Open Tournament Karate Piala Panglima TNI merupakan salah satu agenda olahraga yang dinantikan masyarakat sekaligus bagian dari upaya TNI dalam mendukung pembinaan olahraga prestasi nasional.

“Hari ini kita melaksanakan Open Tournament Piala Panglima TNI. Kejuaraan ini merupakan event bergengsi yang kita laksanakan setiap tahun dan sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempersatukan TNI, Polri, dan masyarakat melalui olahraga,” ujar Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun saat dikonfimasi Redaksi Daerah.

Menurutnya, pembinaan olahraga, khususnya karate, perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mendorong generasi muda agar memiliki prestasi di bidang olahraga, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Kita terus berusaha meningkatkan prestasi generasi muda melalui olahraga. Khususnya karate, kami berharap akan lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Kejuaraan ini juga memiliki cakupan peserta yang cukup luas. Kategori pertandingan dimulai dari usia dini hingga kelompok veteran berusia di atas 45 tahun. Dengan rentang usia tersebut, turnamen tidak hanya memberikan ruang bagi atlet muda untuk mengembangkan kemampuan, tetapi juga menjadi wadah bagi para karateka senior untuk tetap berkompetisi.

Antusiasme peserta dalam kejuaraan ini terbilang tinggi. Hingga pendaftaran ditutup pada Minggu (27/9/2026) malam, tercatat sekitar 3.050 peserta, dengan 2.340 peserta di antaranya mengikuti nomor pertandingan dan berasal dari 152 kontingen.

Peserta tidak hanya datang dari wilayah Jawa, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia. Sejumlah kontingen bahkan berasal dari wilayah yang cukup jauh, di antaranya Papua Barat, Maluku Utara, Sulawesi, dan Sumatra.

Tingginya jumlah peserta tersebut menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap olahraga karate sekaligus menjadi gambaran bahwa pembinaan olahraga prestasi terus berkembang di berbagai daerah.

Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan kejuaraan tersebut sebagai momentum untuk meningkatkan kemampuan sekaligus menjunjung tinggi sportivitas.

“Pesan kami, tingkatkan prestasi, teruslah berusaha dan jaga sportivitas. Dari pertandingan ini kita berharap dapat menemukan dan melahirkan atlet-atlet karate berprestasi yang nantinya mampu membawa nama daerah dan Indonesia,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penyelenggaraan turnamen tersebut juga memiliki makna khusus dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI. Kegiatan olahraga menjadi salah satu bentuk kontribusi TNI dalam mendukung pembangunan olahraga prestasi nasional.

“Makna kegiatan ini juga bagian dari perayaan ulang tahun kami yang ke-81. Ini merupakan salah satu bagian dari upaya TNI dalam membangun olahraga prestasi nasional. Tidak hanya karate, karena ada berbagai cabang olahraga yang turut dikembangkan. Namun, yang kita selenggarakan kali ini adalah cabang olahraga karate,” ungkapnya.

Dengan mengusung semangat “Prestasi Olahraga TNI, Prestasi Olahraga Indonesia”, Open Tournament Karate Piala Panglima TNI diharapkan tidak berhenti sebagai ajang pertandingan semata. Kejuaraan ini diharapkan mampu menjadi bagian dari proses pembinaan atlet secara berkelanjutan, sekaligus membuka peluang lahirnya karateka-karateka potensial yang dapat mengharumkan nama Indonesia di berbagai kejuaraan nasional maupun internasional.

Turut hadir dalam kegiatan pembukaan kejuaraan karate di antaranya Danpoltekad, Direskrimsus Polda Jatim, Ketua FORKI Jatim, Danrem 083, Kadispora Jatim, Wakil Bupati Malang, Kapolresta Malang, Sekwan PB FORKI Pusat, Ibu Ketua Persit KCK Korcab Divif 2 Kostrad, para PJU dan Danstjar Divif 2 Kostrad serta para Mitra karib Divif 2 Kostrad.

“Prestasi Olahraga TNI, Prestasi Olahraga Indonesia.”

Reporter: Ana 

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

1

Suka
dislike

0

Kecewa
wow

0

Wow
funny

0

Lucu
angry

0

Marah
sad

0

Sedih