Redaksi Sumbar

Wakil Gubernur Audy Joinaldy bersama Deputi Bina Tenaga dan Potensi Abdul Haris Achadi Foto Bareng Dengan Peserta Pelatihan Jungle Survival. [Foto: Kebe/RD]

Basarnas Jadikan Gunung Talang Sebagai Lokasi Pelatihan Jungle Survival

30 Jun 2021 - 137 View

Wakil Gubernur Audy Joinaldy bersama Deputi Bina Tenaga dan Potensi Abdul Haris Achadi Foto Bareng Dengan Peserta Pelatihan Jungle Survival. [Foto: Kebe/RD]

Padang, Redaksidaerah.com - Untuk kesiagaan dalam bencana, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang, mengadakan Pelatihan Jungle Survival di Asrama Haji, Padang (29 Juni - 3 Juli/2021). 

Diatas mimbar Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy menyampaikan, Pelatihan Jungle Survival sangat diperlukan sebagai bentuk kesiap-siagaan terhadap bencana yang datangnya tak bisa diprediksi dan bisa kapan saja, karena Sumbar sebagai Etalase bencana di Nasional.

Dimasa Pandemi Covid 19 Basarnas tetap komitmen untuk meneruskan pelatihan dan peningkatan skill dan kapabilitas anggotanya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) dengan Basarnas akan selalu mengedepankan sinergisitas dan kolaboratif antar instansi. Ungkap Wagub saat membuka acara.

Abdul Haris Achadi, SH, DESS selaku Deputi Bina Tenaga dan Potensi Basarnas, Dengan dilaksanakannya Pelatihan Teknis Potensi bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), dalam bertahan  hidup digunung dan dihutan guna membangun karakter anggota yang handal.

Peserta Potensi SAR ini diikuti 25 peserta dari dinas yang ada di kota dan kabupaten di Sumatera Barat. 

Peserta nantinya akan mendapatkan materi dalam ruangan selama satu (1) hari (29/06/2021), dan juga mendapatkan materi diluar ruangan/lapangan selama empat (4) hari tiga (3) malam di Gunung Talang (30 Juni-3 Juli/2021). Ungkap Abdul Haris saat wawancara pada media Redaksidaerah.com.

Dalam penanggulangan bencana hilangkan Ego antar lembaga, agar setiap bencana yang hadir dimana saja seluruh instansi siap bekerjasama dalam penanganan yang efektif dan juga terukur.

Basarnas tidak bisa bekerja sendiri kita perlu potensi masyarakat untuk diberdaya gunakan dalam setiap aspek kebencanaan. 

"Kegiatan Pelatihan Potensi SAR ini tidak merupakan tanggung jawab Basarnas itu sendiri. Namun, tanggung jawab kita semua," Ujar Abdul Haris.

Diakhir wawancara Abdul Haris juga menyampaikan, terkait Penta heliks itu ada lima (5) kelompok dimulai dari pemerintah, pengusaha, media, akademisi dan masyarakat. Semuanya berkolaborasi demi satu tujuan dalam kesiagapan bencana.

 

 

Penulis : Ferdian Kebe

Editor   : Hendra Putra

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

0

Suka
dislike

0

Kecewa
wow

1

Wow
funny

0

Lucu
angry

0

Marah
sad

0

Sedih