9 Okt 2025 - 154 View
Padang - RedaksiDaerah.com — Aksi arogan dan ugal-ugalan yang diduga dilakukan seorang sopir bus Trans Padang menuai kritik tajam dari publik. Peristiwa itu terjadi di kawasan Lubuk Kilangan, Kota Padang, pada Rabu (8/10/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.
Seorang pengguna jalan mengaku nyaris tertabrak oleh bus Trans Padang yang melaju dengan kecepatan tinggi dan berpindah jalur secara tiba-tiba. Ironisnya, sopir tersebut bukannya meminta maaf, malah diduga melontarkan kata-kata kasar dan bernada ancaman.
“Dia bahkan seperti menandai mobil saya, padahal saya sedang membawa anak kecil,” ungkap pengguna jalan yang enggan disebutkan namanya karena alasan keamanan.
Menanggapi hal itu, Sekretaris DPW Projamin Sumbar, Doni Hardiansyah, mengecam keras tindakan arogan tersebut.
> “Sikap seperti itu jelas merusak citra transportasi publik, pelayanan publik, serta nama baik Perusda dan PSM. Ini menyakiti hati masyarakat pengguna jalan,” tegas Doni Hardiansyah.
Doni, yang dikenal sebagai anak buah mantan Pangdam Bukit Barisan Mayjen TNI (Purn) Winston P. Simanjutak, meminta pihak manajemen Perumda Padang Sejahtera Mandiri (PSM) segera memberikan klarifikasi dan permintaan maaf kepada masyarakat.
> “Manajemen PSM wajib menertibkan anak buahnya. Sopir Trans Padang adalah pengemudi publik yang seharusnya memenuhi syarat, disiplin, dan kompetensi. Kalau begini perilakunya, publik bisa kehilangan kepercayaan,” ujarnya.
Publik kini menanti langkah tegas dari pihak PSM agar kejadian serupa tidak terulang dan pelayanan transportasi massal di Kota Padang kembali mendapat kepercayaan masyarakat.
----
Reporter: Hendra Putra
Editor: Fernando Stroom
1
0
0
0
0
0